07/07/07 dan Pemanasan Global
>> Thursday, July 5, 2007
Sebuah angka yang menarik akan terjadi bulan ini; tersusun dari tanggal, bulan dan tahun yaitu tanggal 7 Juli 2007 yang salah satu cara penulisannya adalah 07/07/07. Cukup menarik karena; paling tidak, angka yang seperti itu baru bisa muncul pada satu tahun, satu bulan dan satu hari lagi kedepan.
Hal lain yang tidak kalah menarik mengenai tanggal tersebut adalah akan dilaksanakannya sebuah konser di Jakarta dengan tema: “Soul For Indonesian Earth, Sayangi Bumi Hari Ini”. Konser tersebut merupakan sebuah konser kepedulian akan terjadinya pemanasan global yang akibatnya mulai dirasakan oleh penghuni bumi.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Glenn Fredly dan merangkul banyak artis-artis Indonesia untuk berpartisipasi dalam konser ini. Sebuah kesadaran yang luar biasa; kesadaran untuk turut serta mengampanyekan bahaya yang bisa ditimbulkan oleh pemanasan global, satu hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan dunia keartisan. Tapi toh mereka bisa bersikap dan bertindak untuk melakukan sesuatu (walaupun yang dilakukan tidak berakibat langsung; menghentikan atau mengurangi pemanasan global) dengan cara bernyanyi (karena mereka memang penyanyi; bukan pecinta alam).
Mereka mungkin ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa secara tidak langsung, kita semualah yang turut berpartisipasi menjadikan bumi ini “diserang” pemanasan global, terutama membantu memperbesar dampak yang terjadi, berupa banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Karenanya kita semua harus berupaya untuk tidak melakukan hal-hal kecil yang sebenarnya dapat memperbesar dampak yang bisa terjadi akibat adanya pemanasan global, seperti membuang sampah sembarangan, menghabiskan lahan serapan air di pekarangan kita dan lain-lain.
Sebagai artis (public figure) mereka memang punya potensi lebih untuk mengajak masyarakat awam dapat melakukan sesuatu. Walaupun tidak lebih, kita juga punya potensi untuk melakukan sesuatu; karena kita notabene punya identitas sebagai seorang pecinta alam (walaupun banyak juga yang berlindung dibalik kata penikmat alam atau petualang) karena kalau bukan kita, siapa lagi, karena: "...Kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat...." (Gie).
Salut buat Artis Indonesia, hidup Pecinta Alam Indonesia….(E024...)
Hal lain yang tidak kalah menarik mengenai tanggal tersebut adalah akan dilaksanakannya sebuah konser di Jakarta dengan tema: “Soul For Indonesian Earth, Sayangi Bumi Hari Ini”. Konser tersebut merupakan sebuah konser kepedulian akan terjadinya pemanasan global yang akibatnya mulai dirasakan oleh penghuni bumi.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Glenn Fredly dan merangkul banyak artis-artis Indonesia untuk berpartisipasi dalam konser ini. Sebuah kesadaran yang luar biasa; kesadaran untuk turut serta mengampanyekan bahaya yang bisa ditimbulkan oleh pemanasan global, satu hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan dunia keartisan. Tapi toh mereka bisa bersikap dan bertindak untuk melakukan sesuatu (walaupun yang dilakukan tidak berakibat langsung; menghentikan atau mengurangi pemanasan global) dengan cara bernyanyi (karena mereka memang penyanyi; bukan pecinta alam).
Mereka mungkin ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa secara tidak langsung, kita semualah yang turut berpartisipasi menjadikan bumi ini “diserang” pemanasan global, terutama membantu memperbesar dampak yang terjadi, berupa banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Karenanya kita semua harus berupaya untuk tidak melakukan hal-hal kecil yang sebenarnya dapat memperbesar dampak yang bisa terjadi akibat adanya pemanasan global, seperti membuang sampah sembarangan, menghabiskan lahan serapan air di pekarangan kita dan lain-lain.
Sebagai artis (public figure) mereka memang punya potensi lebih untuk mengajak masyarakat awam dapat melakukan sesuatu. Walaupun tidak lebih, kita juga punya potensi untuk melakukan sesuatu; karena kita notabene punya identitas sebagai seorang pecinta alam (walaupun banyak juga yang berlindung dibalik kata penikmat alam atau petualang) karena kalau bukan kita, siapa lagi, karena: "...Kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat...." (Gie).
Salut buat Artis Indonesia, hidup Pecinta Alam Indonesia….(E024...)

0 komentar:
Post a Comment